Disini saya akan mencoba menjelaskan mengenai Manajemen Layanan Teknologi Informasi berdasarkan yang saya baca. Konsep ini bermanfaat untuk seseorang yang terlibat dalam operasional layanan teknologi informasi dalam perusahaan.
Sebuah layanan adalah mengenai
bagaimana memberikan value kepada customer dengan memfasilitasi hasil yang
customer ingin capai tanpa
kepemilikan biaya dan resiko spesifik (Office
of Government Commerce (OGC), 2007). Customer disini dapat berupa Customer
eksternal ataupun Customer
internal. Sebagai contoh dalam pengelolaan layanan teknologi informasi pada sebuah bank, customer-nya bisa seorang nasabah (yang menerima layanan internet banking), bisa juga pegawai bank itu sendiri. Sebenarnya banyak definisi
mengenai layanan, tetapi konsep dasarnya adalah bagaimana memberikan value tak peduli bagaimana suatu
perusahaan memilih untuk mendefinisikan layanan. Value disini berdasarkan perspektif customer dapat dilihat dari segi penggunaan/fungsionalitas (performansi) dan jaminan (availability, continous, security, capacity) layanan.
Yang dimaksud dengan layanan
teknologi informasi adalah layanan yang disediakan kepada satu atau lebih customer oleh penyedia layanan teknologi
informasi (Office
of Government Commerce (OGC), 2007). Layanan teknologi informasi
didasarkan terhadap penggunaan teknologi informasi dan mendukung proses bisnis customer. Layanan teknologi informasi
dibentuk dari kombinasi orang, proses, dan teknologi dan harus didefinisikan di
dalam Service Level Agreement.
Terdapat 2 tipe layanan teknologi informasi, yaitu:
- Customer-facing IT service, secara langsung mendukung proses bisnis dari satu atau lebih customer dan target tingkat layanan harus didefinisikan dalam Service Level Agreement
- Supporting services, secara tidak langsung digunakan oleh bisnis tetapi diperlukan oleh penyedia layanan untuk memberikan layanan berorientasi customer.
Manajemen layanan adalah
"Satu set kemampuan khusus
organisasi untuk memberikan nilai kepada customer
dalam bentuk layanan" (Office of Government Commerce (OGC), 2007). Yang dimaksud
dengan kemampuan disini meliputi
fungsi dan proses yang digunakan untuk mengelola layanan. Kemampuan merupakan
aset tidak berwujud organisasi dan tidak dapat dibeli, tetapi harus
dikembangkan dari waktu ke waktu. Tanpa kemampuan ini, organisasi layanan
hanyalah bundel sumber daya yang tidak terkoordinasi. Manajemen layanan
teknologi informasi sendiri adalah implementasi dan pengelolaan layanan
teknologi informasi yang berkualitas dalam memenuhi kebutuhan bisnis. Manajemen
layanan teknologi informasi dilakukan oleh penyedia layanan teknologi informasi
melalui kombinasi yang tepat dari orang, proses dan teknologi informasi.
Best practice dalam implementasi ITSM adalah IT
Infrastructure Library (ITIL). Yang dimaksud best practice disini adalah praktek manajemen layanan ITIL
merupakan pengalaman pembelajaran dan kepemimpinan terbaik penyedia layanan
teknologi informasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar